Tips Sederhana Untuk Perawatan Motor Klasik

Memiliki motor klasik dengan kondisi terbaik pastinya akan membuat pengendara merasakan kebanggaan tersendiri di jalanan. Terbayang bagaimana perawatan yang mahal dan rumit yang harus dilakukan untuk mempertahankan mesin kuno tersebut tetap bergerak.

Padahal, dengan menerapkan beberapa tips perawatan motor klasik, pengetahuan dan keterampilan ekstra, Anda dapat memiliki motor klasik yang seru diajak jalan.

1. Kenali Masalah Sejak Awal

Selain mengecek bagian fisik, Anda juga bisa mengetahui adanya masalah dari bunyi-bunyian aneh yang keluar saat motor di ajak jalan. Saat mengelap motor, Anda bisa melihat adanya retakan atau potensi masalah di bagian fisik. Sementara pada bagian yang tak terlihat, masalah bisa dideteksi dari bunyi yang tidak seharusnya dan performa yang tidak diharapkan.

2. Sebaiknya Pilih Spare Part Original

Soal ketersediaan spare part seringkali menjadi pikiran siapapun yang ingin memelihara motor klasik. Di bengkel, spare part original biasanya berharga jauh lebih mahal dibanding part tiruan. Namun yang jarang diketahui oleh pemilik motor adalah umur spare part yang bisa 3 kali lebih lama.

Lain lagi kalau sparepart original sudah tidak diproduksi lagi. Untuk kondisi seperti ini, ada pilihan menggunakan spare part kanibal namun asli atau terpaksa menggunakan part KW yang masih ada di pasaran.

3. Rutin Ganti Pelumas

Sama halnya dengan motor keluaran baru, motor klasik juga butuh perhatian di bagian oli. Bedanya, terkadang pemilihan oli perlu disesuaikan dengan usia mesin. Untuk mengetahui oli yang paling sesuai dan kinerja yang diharapkan, Anda bisa berkonsultasi pada orang yang memiliki pengalaman dalam bidang mesin motor klasik.

4. Jauhkan dari Karat

Karat bisa dikatakan sebagai musuh utama besi tua. Jika Anda sudah melakukan perbaikan pada bagian rangka yang pernah dihinggapi karat, Anda bisa menyemprotkan cat anti karat pada bagian tertentu. Anda juga sebaiknya rajin mencuci motor usai menerobos hujan dan banjir. Setelah dicuci, segera keringkan untuk menghindari noda air dan peluang karat yang baru. Cek juga bagian beregerak  misalnya gir, rantai, swing arm, suspensi dan as roda lalu berikan pelumas.

5. Cek pengapian

Pengapian juga menjadi bagian penting agar motor klasik dapat menyala dan bertenaga. Pastikan busi, aki dan platina atau CDI dalam kondisi terbaiknya. Periksa pula selang dan kabel yang terhubung. Pastikan tidak ada kebocoran.


Tips perawatan motor klasik di atas tidak akan membuat anggaran untuk hobi Anda membengkak. Apalagi jika Anda memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang montir, penghematan masih bisa Anda lakukan lagi.