Perawatan Motor Touring Setelah Perjalanan Panjang

Supaya motor touring Anda selalu dalam kondisi terbaik dan siap diajak bertualang kapan saja, sudah seharusnya Anda memberikan perhatian khusus setiap kali ia selesai melakukan perjalanan. Ada banyak komponen motor yang butuh diperiksa atau disetel ulang.

Meskipun beberapa bagian memang hanya bisa dilakukan oleh mekanik, untuk merawat motor juga bisa Anda lakukan sendiri berbekal  pengetahuan seputar komponen motor dan mengetahui bagaimana memperlakukannya. Dengan demikian memeriksa ha yang sifatnya ringan dapat Anda lakukan sendiri sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih dini.

Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat motor touring usai melakukan perjalanan jauh antara lain;

1. Cuci Motor

Bersihkan motor Anda usai menempuh perjalanan jauh. Tak hanya sekedr menjaga kebersihan dan visualnya, mencuci motor ini juga dapat Anda manfaatkan untuk memeriksa kondisi terluar motor Anda secara lebih detil.

2. Ganti Oli

Selain rutin ganti oli sesuai jadwal, melakukan penggantian pelumas setelah motor digunakan melakukan perjalanan jauh juga sebaiknya Anda lakukan. Hal ini karena daya lumas cairan oli menjadi berkurang ketika mesin digunakan dalam jarak tempuh panjang dengan durasi menyala yang begitu lama.

3. Cek Filter Udara

Selama perjalanan, motor mungkin menghirup banyak debu, pasir dan kotoran dalam durasi yang lama. Kemungkinan besar, ada banyak sekali penyumbat di bagian filter udara. Kotoran di saringan udara ini membuat motor jadi kurang bertenaga hingga berakibat boros bahan bakar.

4. Cek Rem

Ketika menempuh rute panjang yang juga banyak dipilih oleh kendaraan lain yang mungkin lebih besar, pastinya seorang pengendara akan banyak melakukan akselerasi dan pelambatan. Maka dari itu, pemeriksaan komponen rem menjadi penting. Apabila kampas rem mulai habis, penggantian perlu dilakukan. Sementara bila kampas masih bagus, cukup dibersihkan saja.

5. Cek Rantai

Ketika touring, Anda bisa memberikan pelumas tiap rantai mengantar Anda sejauh 500 km. setelah touring, periksa ketegangan rantai yang sesuai. Cek pula bagian gir yang mungkin sudah terlalu runcing. Jika perlu lakukan penggantian satu set. Atau jika kondisi masih bagus, cukup bersihkan dan berikan pelumas lagi.

6. Cek Busi

Sebelum dan setelah touring, selalu lakukan pemeriksaan kondisi busi. Bersihkan kerak karbon yang mungkin ada di busi. Lakukan penggantian busi sesuai petunjuk yang ada.

7. Cek Karburator

Selain filter udara dan busi, lanjutkan pula dengan membersihkan karburator. Jika Anda kurang berpengalaman dengan komponen di dalam karburator, sebaiknya percayakan saja pada bengkel resmi atau yang Anda percaya.

Demikianlah beberapa ritual yang bisa Anda lakukan setelah selesai touring bersama motor kesayangan. Untuk beberapa pemeriksaan lain seperti halnya pembersihan karburator dan melakukan tune up seperti pada katup klep, memang sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli.