Jenis Motor Touring Berdasarkan Medan yang Dihadapi

Dengan promosi besar-besaran di media cetak dan TV, pasti banyak diantara Anda yang sudah mengetahui produk motor touring dari berbagai pabrikan yang ada di Tanah Air. Tapi tahukah Anda bahwa motor ini memiliki jenis tertentu sesuai dengan medan yang dihadapi?

Motor touring merupakan sepeda motor yang digunakan untuk melakukan perjalanan jauh maupun penjelajahan. Umumnya motor ini digunakan oleh para penghobi petualangan menggunakan kuda besai. Berdasar menu medannya, motor touring dibedakan menjadi 3 jenis antara lain Sport Touring, Urban Touring serta Touring Enduro.

Sport Touring

Motor sport touring merupakan jenis motor touring yang mengkombinasikan performa sebuah motor sport dalam motor yang mampu digunakan menjelajah. Dengan kesan sporty, maka nilai kenyamanan serta keamanan yang ditawarkan pun relatif standar bagi para pengendara.

Apa yang membedakan motor sport touring dengan motor sport biasa? Pada bagian mesin, modifikasi dilakukan untuk meningkatkan torsi mid-range mengorbankan tenaga puncak. Sehingga motor sport touring memiliki kemampuan akselerasi yang lebih baik namun agak tertinggal di top speed.

Sementara dari segi design, beberapa modifikasi meliputi

  • Fairing lebih besar dengan tambahan windshield untuk perlindungan angin dan kondisi cuaca.
  • Rangka yang dikonsep agar memberikan posisi berkendara lebih tegak demi kenyamanan.
  • Wheelbase lebih panjang dengan sudut kemudi yang lebih santai untuk stabilitas lebih baik.
  • Sistem pengereman ABS serta kapasitas tangki yang diperbesar.
  • Ground clearance dibuat cukup tinggi mengantisipasi variasi medan jalanan.

Urban Touring

Motor touring jenis ini banyak digunakan untuk jelajah jalanan dalam kota atau perkotaan. Untuk jenis ini, pabrikan juga memperhatikan kemampuan bermanuver karena jalanan perkotaan yang mungkin sempit berliku dengan rintangan yang relatif banyak.

Ciri dari motor touring urban ini antara lain

  • Dimensi yang lebih ramping untuk menunjang manuver di jalanan perkotaan.
  • Tidak memakai fairing seperti pada motor sport dan sprot touring sehingga disebut naked bike.
  • Juga memiliki posisi berkendara yang lebih tegak ketimbang pada motor sport
  • Bagian stang kemudi juga dibuat untuk menunjang kenyamanan

Touring Enduro

Jenis ketiga ini juga sering disebut dengan Adventure Touring yang dibuat bagi pengendara yang memang hobi touring. Motor jenis ini dibuat agar sanggup melibas segala medan mulai dari jalanan mulus panjang ataupun berliku hingga medan berlumpur dan berbatu sekalipun.

Ciri dari motor touring jenis ini antara lain;

  • Dimensi dan desain body yang ramping dengan jarak sumbu ke tanah yang lebih tinggi.
  • Menggunakan kaki-kaki yang lebih besar dan panjang ketimbang motor sport.
  • Seperti kategori touring lain, posisi berkendara yang tegak dan stang tinggi juga diterapkan.
  • Tampilan dari motor ini menyerupai motor trail ataupun supermoto dengan tangki yang lebih besar.

Demikianlah jenis –jenis motor touring yang ada di pasaran saat ini. anda pun bisa dengan lebih mudah dalam menentukan jenis mana yang paling sesuai dengan kebutuhan touring Anda dengan