Bulan: November 2018

Tips Perawatan Rutin untuk Motor Matic Injeksi

Saat ini motor matic semakin menjadi favorit pengguna kendaraan roda 2 di Indonesia. Alasan utama yang mendasari pilihan tersebut adalah kepraktisan yang ditawarkan dengan desain dan teknologi yang juga tak ketinggalan.

Kini, motor matic juga hadir dengan sistem injeksi dengan kelebihan lebih irit bahan bakar dibanding motor dengan sistem suplai bahan bakar karburator biasa. Sayangnya, tak semua orang memahami cara merawat motor matic, utamanya yang bersistem injeksi ini. nah, berikut ini tips perawatan motor matic yang bisa Anda lakukan;

1. Konsisten Memanaskan Mesin

Sebelum digunakan untuk mengantar Anda ke tempat tujuan, rajin dan disiplinkan diri melakukan pemanasan mesin terlebih dahulu. Mesin yang didiamkan dalam jangka waktu yang cukup lama, semalaman misalnya, tidak dapat memberikan performa terbaik. Ini dikarenakan oli yang mengendap di dalam bak mesin dan suhu optimal sistem pembakaran belum tercapai.

Lakukan pemanasan mesin ini 5-10 menit sebelum mulai mengaspal. Sebaiknya gunakan kick starter dlam kondisi kontak off untuk meratakan oli terlebih dahulu baru kemudian hidupkan menggunakan tombol start. Atau Anda juga bisa menggunakan kick starter saja.

2. Gaya Berkendara

Berbeda dengan gaya berkedara motor sport yang identik dengan rem lalu tancap gas. Untuk menghemat kondisi belt dan mesin, usahakan untuk menjaga kecepatan  maupun laju percepatan Anda sestabil mungkin. Selain mempertahankan keawetan komponen mesin, cara berkendara seperti ini juga lebih hemat bahan bakar dan kampas rem.

3. Kondisi Tangki dan Bahan Bakar

Pemilik motor injeksi akan mengalami momen yang tak menyenangkan ketika kendaraan mereka tersebut benar-benar kehabisan bahan bakar. Selain membuat motor menjadi mogok, Anda juga harus pergi ke bengkel untuk dapat menyalakannya lagi.

Selain tangki yang harus selalu terisi, isi tangki jga harus diperhatikan dengan cara memilih jenis bahan bakar yang sesuai dengan oktan yang sudah diajurkan pabrikan dalam buku pedoman pemakai. Asal membeli bensin membuat motor loyo dan mudah mogok karena kerak.

4. Ganti Oli

Sama halnya dengan pemilihan bahan bakar, pemilihan oli juga sebaiknya merujuk pada buku pedoman. Waktu penggantian pu juga harus sesuai misalnya tiap mencapai pemakaian 1500-2000 km.

5. Lakukan Service Berkala

Tips perawatan motor matic berikutnya adalah melakukan service berkala secara rutin dan konsisten. Performa motor matic ditunjang oleh komponen yang harus selalu dipastika dalam kondisi terbaik. Komponen seperti aki, busi, v-belt dan roller menjadi bagian yang pasti diperiksa oleh teknisi. Ketika diperlukan penggantian, motor Anda dikerjakan oleh tenaga yang profesional pula.

Merawat motor matic injeksi adalah hal yang penting dilakukan demi menjaga performa dan kehandalan di setiap perjalanan. Menunda melakukan perawatan dapat berakibat pada kerusakan parah yang tak jarang membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama.

5 Motor Sport Paling Laris di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa jenis motor, mulai dari motor bebek, motor matic hingga jenis motor yang belakangan sedang banyak digemari orang adalah motor sport. Pada kelas motor sport, yang sedang banyak digandrungi adalah motor sport dari 150 cc hingga 250 cc. Adapun persaingan dalam penjualan motor sport paling didominasi oleh Yamaha dan Honda. Beberapa di antaranya ada motor sport terlaris yang mengalami perubahan dari generasi sebelumnya. Untuk lebih lengkap, simak ulasan 5 motor sport terlaris di Indonesia berikut ini.

1. Yamaha All New R15

Produk motor sport ini memiliki perbedaan yang cukup jauh dari generasi terdahulunya, misalnya saja pada tipe mesin yang menggunakan tipe Liquid Cooled 4-Stroke, SOHC, 4 Valve, VVA berkapasitas 155.1 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 14,2 kW pada putaran mesin 10000rpm. Sedangkan untuk suspensi depannya menggunakan suspensi Upside Down.

2. Yamaha Xabre

Yamaha Xabre adalah salah satu produk motor sport dari Yamaha yang pertama kali dirilis pada tahun 2016. Untuk urusan tampilan luar, motor sport ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Dari suspensi depan terlihat jelas mengusung Upside Down, sedangkan untuk sektor dapur pacu, Yamaha membekalinya dengan mesin 150 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 12.0 Kw pada putaran mesin 8500 Rpm.

3. Yamaha All New Vixion

Yamaha memang banyak menghadirkan beberapa tipe motor sport yang dibekali performa sangat tangguh ditambah dengan desain tampilan yang gagah. Sebut saja Yamaha All New Vixion yang disebut-sebut sebagai motor terlaris sejak pertama kali diperkenalkan. Untuk generasi terbarunya, motor ini sudah mengalami banyak perubahan, terutama pada tampilan luarnya.

4. Yamaha R25

Yamaha R25 merupakan salah satu motor sport terlaris yang pernah diproduksi Yamaha. Terbukti dari banyaknya para pecinta otomotif yang sudah menggunakananya. Motor yang dibekali mesin berkapasitas 250 cc ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 26,5kW pada putaran mesin 12000rpm. Tak hanya itu, motor ini sudah menggunakan fitur ABS, sedangkan untuk harga sudah pasti lebih mahal dibanding tipe biasa.

5. Honda All New CB150R

Setelah motor terlaris di atas semuanya didominasi dengan produk Yamaha, kini ada satu motor sport dari Honda yang tidak kalah larisnya di pasaran, yaitu Honda All New CB150R. Motor yang satu ini dibekali dengan mesin balap kelas dunia, yakni DOHC 4 Ktup. Tidak heran jika motor ini mampu menghasilkan tenaga yang tinggi. Sedangkan untuk desain luarnya tidak perlu diragukan lagi karena …

Tips Perawatan Rutin untuk Motor Injeksi Anda

Produsen sepeda motor memang selalu berlomba-lomba dalam memenuhi selera dan kebutuhan konsumennya baik dari segi desain, teknologi dan fitur yang melengkapi kendaraan. Di bagian penyuplai bahan bakar, motor saat ini banyak mengadopsi teknologi injeksi untuk efisiensi bahan bakar namun tetap memberikan perfoma maksimal.

Apabila Anda memiliki unit motor dengan tekonlogi injeksi, ada baiknya menyimak tips perawatan motor injeksi berikut ini;

1. Kualitas Bahan Bakar

Dengan sistem mesin yang sudah efisien, tak jarang orang melakukan penghematannya sendiri dengan memilih bensin yang lebih murah, yaitu premium. Ada yang mencoba mengimbanginya dengan menambahkan oktan booster yang justru meninggalkan masalah pada lubang injektor. Motor injeksi dalam teknologi efisiensinya bergantung pada oktan yang tinggi agar performa yang didapat menjadi lebih maksimal. Premium selain memiliki oktan yang lebih rendah, juga meninggalkan kerak berlebih yang tidak seharusnya ada dalam sistem pembakaran.

2. Tangki

Selain pemilihan bahan bakar berkualitas, Anda juga harus memastikan ketersediannya dalam tangki motor injeksi. Hindari motor injeksi Anda kehabisan bahan bakar jika Anda tidak ingin motor kesayangan Anda menjadi mogok. Selain itu, tangki yang kosong juga memudahkan kotoran dan kerak terserap masuk ke dalam injektor dan mengganggu performa motor.

3. Kondisi Aki

Motor injeksi juga bergantung pada komponen kelistrikan dalam mengaktifkan berbagai fiturnya. Aki dapat Anda periksa sendiri dengan mengamati tanda-tandanya seperti lampu yang redup, ada peningkatan suhu saat di-charge, fisik yang menggembung, terasa hangat di pagi hari dan memiliki tegangan yang kurang

4. Pelumas

Jangan malas melakukan penggantian oli seperti yang sudah ditunjukkan dalam buku pedoman. Oli merupakan pelumas yang melindungi komponen mesin dari panas berlebih akibat gesekan di dalamnya. Mengganti oli secara teratur memastikan kebersihan mesin dari serpihan dan performaya tetap terbaik.

5. Servis Berkala

Electronic Control Unit menjadi otak dalam pengoperasian sistem injeksi meliputi dosis bahan bakar yang disuntikkan hingga intensitas buka tutup klep injektor. Masalah pada ECU mengakibatkan motor mogok hingga pemborosan bahan bakar. Lakukan pemeriksaan ECU di dealer resmi oleh teknisi dengan peralatan khusus. Inilah alasannya mengapa Anda sebaiknya melakukan cek berkala.

Selain memeriksa ECU, komponen lain seperti busi, filter udara dan diagnosa kendala lainnya juga hanya bisa dilakukan oleh mekanik profesional yang memiliki sertifikasi. Selain itu, pengerjaannya juga dilakukan oleh tenaga yang memang ahli di bidangnya.

Pada dasarnya, tips perawatan motor injeksi tak jauh berbeda dengan perawatan motor dengan sistem karburator konvensional. Hanya saja ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda ketahui agar kinerjanya selalu optimal dan bisa diandalkan setiap saat.

Jenis Motor Touring Berdasarkan Medan yang Dihadapi

Dengan promosi besar-besaran di media cetak dan TV, pasti banyak diantara Anda yang sudah mengetahui produk motor touring dari berbagai pabrikan yang ada di Tanah Air. Tapi tahukah Anda bahwa motor ini memiliki jenis tertentu sesuai dengan medan yang dihadapi?

Motor touring merupakan sepeda motor yang digunakan untuk melakukan perjalanan jauh maupun penjelajahan. Umumnya motor ini digunakan oleh para penghobi petualangan menggunakan kuda besai. Berdasar menu medannya, motor touring dibedakan menjadi 3 jenis antara lain Sport Touring, Urban Touring serta Touring Enduro.

Sport Touring

Motor sport touring merupakan jenis motor touring yang mengkombinasikan performa sebuah motor sport dalam motor yang mampu digunakan menjelajah. Dengan kesan sporty, maka nilai kenyamanan serta keamanan yang ditawarkan pun relatif standar bagi para pengendara.

Apa yang membedakan motor sport touring dengan motor sport biasa? Pada bagian mesin, modifikasi dilakukan untuk meningkatkan torsi mid-range mengorbankan tenaga puncak. Sehingga motor sport touring memiliki kemampuan akselerasi yang lebih baik namun agak tertinggal di top speed.

Sementara dari segi design, beberapa modifikasi meliputi

  • Fairing lebih besar dengan tambahan windshield untuk perlindungan angin dan kondisi cuaca.
  • Rangka yang dikonsep agar memberikan posisi berkendara lebih tegak demi kenyamanan.
  • Wheelbase lebih panjang dengan sudut kemudi yang lebih santai untuk stabilitas lebih baik.
  • Sistem pengereman ABS serta kapasitas tangki yang diperbesar.
  • Ground clearance dibuat cukup tinggi mengantisipasi variasi medan jalanan.

Urban Touring

Motor touring jenis ini banyak digunakan untuk jelajah jalanan dalam kota atau perkotaan. Untuk jenis ini, pabrikan juga memperhatikan kemampuan bermanuver karena jalanan perkotaan yang mungkin sempit berliku dengan rintangan yang relatif banyak.

Ciri dari motor touring urban ini antara lain

  • Dimensi yang lebih ramping untuk menunjang manuver di jalanan perkotaan.
  • Tidak memakai fairing seperti pada motor sport dan sprot touring sehingga disebut naked bike.
  • Juga memiliki posisi berkendara yang lebih tegak ketimbang pada motor sport
  • Bagian stang kemudi juga dibuat untuk menunjang kenyamanan

Touring Enduro

Jenis ketiga ini juga sering disebut dengan Adventure Touring yang dibuat bagi pengendara yang memang hobi touring. Motor jenis ini dibuat agar sanggup melibas segala medan mulai dari jalanan mulus panjang ataupun berliku hingga medan berlumpur dan berbatu sekalipun.

Ciri dari motor touring jenis ini antara lain;

  • Dimensi dan desain body yang ramping dengan jarak sumbu ke tanah yang lebih tinggi.
  • Menggunakan kaki-kaki yang lebih besar dan panjang ketimbang motor sport.
  • Seperti kategori touring lain, posisi berkendara yang tegak dan stang tinggi juga diterapkan.
  • Tampilan dari motor ini menyerupai motor trail ataupun supermoto dengan tangki yang lebih besar.

Demikianlah jenis –jenis motor touring yang ada di pasaran saat ini. anda pun bisa dengan lebih mudah dalam menentukan jenis mana yang paling sesuai dengan kebutuhan touring Anda dengan