Bulan: Oktober 2018

Khusus untuk Jarak Jauh, Berikut Ini Kriteria Motor Touring

Dari sekian banyak produk sepeda motor yang dikembangkan oleh pabrikan otomotif, masing-masing memiliki karakteristik sendiri yang kemudian menentukan spesifikasi yang diusung. Begitu pula untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh seperti untuk mudik ataupun touring.

Mungkin banyak dari Anda yang sudah memahami bahwa tidak semua motor dibuat untuk jarak jauh meskipun sebenarnya bisa saja Anda menggunakannya untuk menempuh jarak hingga ratusan kilometer sekali waktu. Setidaknya ada 4 kriteria dasar yang menjadi penentu bahwa sebuah sepeda motor nyaman diajak berkendara jarak jauh jauh.

1. Mesin Bertenaga

Umumnya motor saat ini diproduksi dengan mesin 4 tak, SOHC berpendingin serta mesin yang menawarkan tenaga maksimal tinggi. Banyak motor sport 150cc memiliki kriteria ini yang membuatnya bisa diajak mendaki maupun melintasi jalanan berkelok dengan mudah.

2. Kapasitas Tangki Bahan Bakar

Melakukan perjalanan jauh pastinya memakan waktu lebih lama di jalanan yang otomatis juga membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Meskipun ada banyak SPBU tersedia sepanjang rute, terkadang teralu sering berhenti akan banyak membuang waktu. Belum lagi jika SPBU tersebut punya antrean panjang. Inilah alasan mengapa sebaiknya motor touring memiliki tangki bahan bakar yang besar. Biasanya di atas 10 liter.

3. Posisi Berkendara

Mungkin kriteria inilah yang memisahkan motor touring dengan motor sport dimana posisi berkendara sangat mempengaruhi. Motor sport dengan posisi berkendara yang merunduk pastinya kurang nyaman untuk perjalanan jauh. Hal ini karena membuat pinggang, pantat, punggung hingga kaki terasa pegal dan kesemutan. Untuk motor touring biasanya menggunakan riding position yang tegap sehingga tubuh tidak cepat lelah selama perjalanan.

4. Ukuran Roda

Kriteria beikutnya adalah terkait besarab diameter ukuran roda. Velg dengan diameter 17 inchi akan lebih nyaman dalam perjalanan jauh dibanding velg ukuran 14 inchi. Makin besar ukuran velg dan ban maka makin nyaman pula selama digunakan melibas kondisi jalanan yang mungkin tak terlalu halus, berlubang  dan bergelombang. Ban yang lebih besar akan memberikan stabilitas yang lebih.


Demikianlah beberapa kriteria untuk sepeda motor touring yang nyaman untuk dipakai melakukan perjalanan jauh. Dengan mempertimbangkan keempat kriteria di atas, Anda akan lebih mudah dalam mengetahui apakah kendaraan Anda mampu mengakomodir hobi touring ataukah belum. Atau jika motor Anda masih kurang optimal, mungkin kriteria di atas dapat Anda gunakan sebagai panduan modifikasi maupun perbaikan.

Barang-Barang yang Wajib Ada Dalam Box Motor Touring Anda

Aktifitas touring bersepeda motor sudah dikenal sebagai kegiatan menyenangkan karena dilakukan oleh mereka yang memang hobi bertualang. Belum lagi dengan panorama dan medan menantang selama rute perjalanan ang menambah keseruan bersama motor touring semakin terasa.

Sayangnya, petualangan ini tak selalu menyenangkan lantaran masalah yang dihadapi tidak teratasi sesuai prediksi. Dalam hal ini, kurangnya persiapan menjadi faktor yang menyebabkan touring menjadi tidak optimal. Maka dari itu, berikut ini beberapa barang yang sebaiknya tersedia dalam box motor touring Anda;

Alat-Alat 

Demi mempermudah proses perbaikan motor seandainya terjadi masalah di jalan, sediakan toolkit untuk berbagai kerusakan kecil misalnya mengencangkan baut, menambal ban sementara  atau untuk penggantian part sederhana motor touring agar Anda. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan Anda pada keersediaan bengkel  atau melakukan perbaikan sebelum mencapai bengkel. Anda juga sebaiknya membawa pisau lipat serbaguna untuk keperluan tak terduga.

Senter dan Korek Api

Senter dan korek api juga sebaiknya tidak Anda lupakan. Kedua barang ini bisa sangat menolong. Mengecek kondisi motor di kala hari gelap atau mencari bantuan di malam hari dapat dilakukan dengan bantuan senter. Korek api selain dapat Anda gunakan menyalakan api unggun masak, ia juga dapat digunakan dalam perbaikan motor.

Obat dan P3K

Barang wajib berikutnya adalah obat dan kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). Apa yang Anda temui selama di perjalanan terkadang bisa membuat Anda tiba-tiba tak enak badan. Entah karena masuk angin atau gejala ringan lainnya. Selain untuk meredakan nyeri, obat juga dapat membantu Anda mencapai pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Uang

Tak dapat dipungkiri selama di perjalanan, Anda memerlukan uang untuk berbagai keperluan. Utamanya jika rute yang dilewati tak banyak tersedia ATM. Faktor keamanan perlu diperhatikan misalnya dengan memisahkan tempat penyimpanan uang di luar dompet untuk berjaga-jaga.

Pakaian Hujan

Jas ataupun jaket hujan termasuk barang yang sebaiknya ada dalam box, utamanya jika touring dilakukan di musim penghujan. Anda bisa menghabiskan banyak waktu untuk berteduh jika tak membawa barang ini.

Baju dan Alas Kaki Ganti

Baju ganti serta alas kaki yang lebih nyaman juga sebaiknya sudah Anda siapkan. Terlbih jika perjalanan Anda memakan waktu hingga berhari-hari. Ada berbagai pilihan ragam kaos sebagai pengganti. Sementara alas kaki, bisa Anda sesuaikan dengan rute, apakah bisa menggunakan sandal atau harus menggunakan sepatu.

Itulah beberapa barang yang sebaiknya ada di dalam box motor touring Anda. Tentunya Anda lebih mengetahui mana yang penting dan tidak setelah menganalisa medan dan lamanya perjalanan. Perangkat mobile juga dapat memudahkan touring Anda seperti kemampuan GPS dan mapping

Cara Merawat Motor Sport yang Benar Agar Lebih Awet

Perkembangan dunia otomotif yang semakin pesat, membuat banyak produsen motor di Indonesia berlomba-lomba mengeluarkan motor dengan dilengkapi fitur-fitur berteknologi canggih. Sebut saja motor sport yang belakangan banyak digemari masyarakat. Berbicara tentang motor sport, para pecinta otomotif tentunya paham betul bagaimana motor jenis ini membutuhkan perawatan khusus yang berbeda dari motor berjenis matic atau bebek. Untuk itu, di bawah ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar motor sport kesayangan Anda tetap awet dan tidak cepat rusak.

1. Hidupkan Mesin Motor Tiap hari

Tips merawat motor sport yang pertama, Anda dapat melakukan hal paling dasar dahulu, yakni menghidupkan mesin motor setiap harinya. Walaupun Anda termasuk orang yang jarang menggunakan motor sport untuk bepergian, namun alangkah baiknya Anda menghidupkan mesin secara rutin maksimal selama 15 menit. Hal bertujuan agar komponen-komponen yang ada di dalam motor tetap bekerja sebagaimana fungsinya masing-masing dan mencegah terjadinya karatan.

2. Cek Oli Mesin

Mengecek ketinggian oli mesin juga penting dilakukan, mengingat oli berfungsi untuk melumasi seluruh bagian mesin agar tetap bersih. Untuk itu, Anda perlu mengganti oli secara berkala minimal sekali sebulan atau dua kali sebulan tergantung seberapa sering Anda menggunakannya. Dengan memeriksa kondisi oli maka kondisi mesin motor bisa lebih awet.

3. Gunakan Bahan Bakar yang berkualitas

Sama halnya dengan kendaraan pada umumnya, bahan bakar berkualitas juga akan mempengaruhi kondisi motor sport Anda. Mengingat motor jenis ini dilengkapi dengan sebuah mesin yang terdiri dari komponen-komponen yang memiliki kualitas tinggi, maka sudah seharusnya bahan bakar yang digunakan adalah kualitas terbaik. Tak hanya itu, mengingat motor sport yang di banderol dengan harga mahal akan membuat pengendaranya malu bila menggunakan bahan bakar berkualitas rendah. Setidaknya gunakan bahan bakar berjenis Pertamax yang sudah kita ketahui memiliki kualitas tinggi.

4. Cek Sistem Kelistrikan

Jangan lupa memeriksa sistem kelistrikan, mengingat bagian ini memiliki peran sangat penting untuk motor sport yang menggunakan sistem starter electric saja. Untuk itu, Anda harus memperhitungkan kondisi kelistrikan, yakni dengan cara mengecek kondisi aki apakah masih layak pakai dan pastikan juga Anda membersihkan dua terminal pada aki motor agar tidak berkerak sehingga berisiko menghambat arus listriknya.

5. Service Secara Rutin

Tips ini diwajibkan agar Anda bisa mengetahui komponen motor mana saja yang perlu mendapat perawatan atau yang perlu untuk diganti. Pastikan juga Anda membawa motor ke tempat service  yang benar-benar mengetahui komponen motor sport atau ke bengkel resmi dari motor Anda.

3 Alasan Mengapa Motor Sport Jadi Tunggangan Favorit

Bagi beberapa orang memilih jenis motor apa yang ingin dibeli terkadang menimbulkan kebingungan. Khususnya untuk para pria yang kebanyakan menginginkan tunggangan tampak gagah, tangguh dan juga cepat. Jika demikian, maka pilihan paling tepat adalah motor sport. Hanya saja tidak semua orang cocok mengendarai motor jenis ini. Tergantung dari karakter dan kepribadian pengendaranya. Jika masih bingung dalam menentukan motor apa yang ingin Anda beli, di bawah ini ada beberapa kelebihan motor sport yang mungkin saja bisa dipertimbangkan mengapa motor jenis ini sangat cocok untuk Anda.

1. Tarikan dan Kecepatan

Kapasitas mesin besar, gesit, lincah serta akselerasi mantap adalah keunggulan yang tak tertandingi dari motor sport. Perbedaannya dengan biasa, seperti motor bebek dan matik karena motor sport selalu memberikan performa kecepatan maksimal, bahkan di atas rata-rata. Ditambah dengan kopling atau perpindahan gigi manual yang membuat pengendara lebih mudah dalam mengendalikan akselerasinya. Tentu saja ini membuat adrenalin para pecinta otomotif semakin terpacu. Untuk memaksimalkan  kecepatan dan RPM, para produsen motor sport berlomba-lomba dalam memproduksi motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar. 

2. Tangguh Diajak Touring

Bagi pecinta motor sport, touring adalah aktivitas yang menyenangkan. Karena selain menjadi ajang berkumpul bersama teman komunitas, melalui touring kita juga bisa mengendarai motor kesayangan dalam perjalanan jarak jauh. Terkait dengan perjalanan jarak jauh, tentu membutuhkan kendaraan dengan mesin yang mumpuni, ketahanan, stabil dan juga gesit. Dalam hal ini sepertinya tidak ada pilihan lain, kecuali motor sport pastinya. Namun, sebaliknya karena motor jenis ini memiliki bobot yang berat serta kopling manual, maka akan membuat pengendaranya repot sendiri. Terlebih lagi jika dikendarai dalam jarak dekat seperti di pusat kota yang identik dengan kemacetan. Oleh sebab itu, jika Anda hobi touring atau minimal gemar melakukan perjalanan jauh, maka motor sport adalah pilihan paling tepat.

3. Gagah dan Stylish

Untuk hampir semua orang, pasti setuju bahwa motor sport selalu terlihat gagah dan stylish. Umumnya motor ini memang lebih menonjolkan sisi maskulinitasnya, mengingat pangsa pasarnya adalah para pria. Hal tersebut juga dapat dilihat dari spesifikasi dan desain khusus yang dimilikinya seperti ukuran ban yang lebih besar serta jok yang bertipe racing atau single seat. Ditambah dengan desain tangki yang ada

Perawatan Motor Touring Setelah Perjalanan Panjang

Supaya motor touring Anda selalu dalam kondisi terbaik dan siap diajak bertualang kapan saja, sudah seharusnya Anda memberikan perhatian khusus setiap kali ia selesai melakukan perjalanan. Ada banyak komponen motor yang butuh diperiksa atau disetel ulang.

Meskipun beberapa bagian memang hanya bisa dilakukan oleh mekanik, untuk merawat motor juga bisa Anda lakukan sendiri berbekal  pengetahuan seputar komponen motor dan mengetahui bagaimana memperlakukannya. Dengan demikian memeriksa ha yang sifatnya ringan dapat Anda lakukan sendiri sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih dini.

Beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk merawat motor touring usai melakukan perjalanan jauh antara lain;

1. Cuci Motor

Bersihkan motor Anda usai menempuh perjalanan jauh. Tak hanya sekedr menjaga kebersihan dan visualnya, mencuci motor ini juga dapat Anda manfaatkan untuk memeriksa kondisi terluar motor Anda secara lebih detil.

2. Ganti Oli

Selain rutin ganti oli sesuai jadwal, melakukan penggantian pelumas setelah motor digunakan melakukan perjalanan jauh juga sebaiknya Anda lakukan. Hal ini karena daya lumas cairan oli menjadi berkurang ketika mesin digunakan dalam jarak tempuh panjang dengan durasi menyala yang begitu lama.

3. Cek Filter Udara

Selama perjalanan, motor mungkin menghirup banyak debu, pasir dan kotoran dalam durasi yang lama. Kemungkinan besar, ada banyak sekali penyumbat di bagian filter udara. Kotoran di saringan udara ini membuat motor jadi kurang bertenaga hingga berakibat boros bahan bakar.

4. Cek Rem

Ketika menempuh rute panjang yang juga banyak dipilih oleh kendaraan lain yang mungkin lebih besar, pastinya seorang pengendara akan banyak melakukan akselerasi dan pelambatan. Maka dari itu, pemeriksaan komponen rem menjadi penting. Apabila kampas rem mulai habis, penggantian perlu dilakukan. Sementara bila kampas masih bagus, cukup dibersihkan saja.

5. Cek Rantai

Ketika touring, Anda bisa memberikan pelumas tiap rantai mengantar Anda sejauh 500 km. setelah touring, periksa ketegangan rantai yang sesuai. Cek pula bagian gir yang mungkin sudah terlalu runcing. Jika perlu lakukan penggantian satu set. Atau jika kondisi masih bagus, cukup bersihkan dan berikan pelumas lagi.

6. Cek Busi

Sebelum dan setelah touring, selalu lakukan pemeriksaan kondisi busi. Bersihkan kerak karbon yang mungkin ada di busi. Lakukan penggantian busi sesuai petunjuk yang ada.

7. Cek Karburator

Selain filter udara dan busi, lanjutkan pula dengan membersihkan karburator. Jika Anda kurang berpengalaman dengan komponen di dalam karburator, sebaiknya percayakan saja pada bengkel resmi atau yang Anda percaya.

Demikianlah beberapa ritual yang bisa Anda lakukan setelah selesai touring bersama motor kesayangan. Untuk beberapa pemeriksaan lain seperti halnya pembersihan karburator dan melakukan tune up seperti pada katup klep, memang sebaiknya dilakukan oleh tenaga ahli.