Bulan: Oktober 2018

Tips Sederhana Untuk Perawatan Motor Klasik

Memiliki motor klasik dengan kondisi terbaik pastinya akan membuat pengendara merasakan kebanggaan tersendiri di jalanan. Terbayang bagaimana perawatan yang mahal dan rumit yang harus dilakukan untuk mempertahankan mesin kuno tersebut tetap bergerak.

Padahal, dengan menerapkan beberapa tips perawatan motor klasik, pengetahuan dan keterampilan ekstra, Anda dapat memiliki motor klasik yang seru diajak jalan.

1. Kenali Masalah Sejak Awal

Selain mengecek bagian fisik, Anda juga bisa mengetahui adanya masalah dari bunyi-bunyian aneh yang keluar saat motor di ajak jalan. Saat mengelap motor, Anda bisa melihat adanya retakan atau potensi masalah di bagian fisik. Sementara pada bagian yang tak terlihat, masalah bisa dideteksi dari bunyi yang tidak seharusnya dan performa yang tidak diharapkan.

2. Sebaiknya Pilih Spare Part Original

Soal ketersediaan spare part seringkali menjadi pikiran siapapun yang ingin memelihara motor klasik. Di bengkel, spare part original biasanya berharga jauh lebih mahal dibanding part tiruan. Namun yang jarang diketahui oleh pemilik motor adalah umur spare part yang bisa 3 kali lebih lama.

Lain lagi kalau sparepart original sudah tidak diproduksi lagi. Untuk kondisi seperti ini, ada pilihan menggunakan spare part kanibal namun asli atau terpaksa menggunakan part KW yang masih ada di pasaran.

3. Rutin Ganti Pelumas

Sama halnya dengan motor keluaran baru, motor klasik juga butuh perhatian di bagian oli. Bedanya, terkadang pemilihan oli perlu disesuaikan dengan usia mesin. Untuk mengetahui oli yang paling sesuai dan kinerja yang diharapkan, Anda bisa berkonsultasi pada orang yang memiliki pengalaman dalam bidang mesin motor klasik.

4. Jauhkan dari Karat

Karat bisa dikatakan sebagai musuh utama besi tua. Jika Anda sudah melakukan perbaikan pada bagian rangka yang pernah dihinggapi karat, Anda bisa menyemprotkan cat anti karat pada bagian tertentu. Anda juga sebaiknya rajin mencuci motor usai menerobos hujan dan banjir. Setelah dicuci, segera keringkan untuk menghindari noda air dan peluang karat yang baru. Cek juga bagian beregerak  misalnya gir, rantai, swing arm, suspensi dan as roda lalu berikan pelumas.

5. Cek pengapian

Pengapian juga menjadi bagian penting agar motor klasik dapat menyala dan bertenaga. Pastikan busi, aki dan platina atau CDI dalam kondisi terbaiknya. Periksa pula selang dan kabel yang terhubung. Pastikan tidak ada kebocoran.


Tips perawatan motor klasik di atas tidak akan membuat anggaran untuk hobi Anda membengkak. Apalagi jika Anda memiliki pengetahuan dan keahlian dalam bidang montir, penghematan masih bisa Anda lakukan lagi.

Motor Sport Adventure Terbaru di Indonesia yang Patut Dinanti

Berbicara tentang motor sport, di Indonesia sudah banyak sekali jenis motor sport. Namun, yang saat ini sedang hangat diperbincangkan adalah motor sport Adventure. Motor sport jenis ini sebenarnya adalah salah satu jenis dari motor dual sport. Hanya, para pengendara lebih menginginkan sebuah motor yang nyaman digunakan saat perjalanan jarak jauh dengan kemampuan off-road yang baik, maka dihadirkanlah motor jenis ini. Di bawah ini ada beberapa sedikit ulasan mengenai daftar Motor Sport Adventure Terbaru di Indonesia yang tidak boleh Anda lewatkan.

1. Kawasaki Versys-X 250 Tourer

Motor Sport adventure terbaru yang pertama akan dibahas adalah Kawasaki Versys-X 250 Taurer. Motor tangguh ini dibekali dengan mesin 250cc dan mampu menghasilkan tenaga serta torsi yang cukup besar. Sedangkan untuk sektor pacunya sendiri, motor ini dibekali mesin 4 tak parallel twin berteknologi Liquid Coolede sebagai sistem pendinginnya. Menariknya lagi, motor ini disebut sebagai motor teknologi fuel Injection karena memiliki sistem penyuplai bahan bakar yang membuat pasokan bahan bakarnya menjadi lebih irit tetap tidak mengurangi kinerja mesin.

2. Kawasaki Versys-X 250 City

Sementara itu, di urutan kedua motor Sport Adventure terbaru ada Kawasaki Versys-X 250 City. Motor Sport Adventure produksi Kawasaki ini mempunyai spesifikasi yang tidak berbeda dari Kawasaki Versys-X 250 Taurer, yakni sama-sama dibekali mesin 250cc 4 tak, parallel twin serta didukung dengan teknologi DOHC 8 katup yang menggunakan sistem pendingin berupa cairan. Kawasaki Versys-X 250 City mampu melepaskan tenaga dan torsi yang cukup besar.

3. Suzuki V-Strom 650 ABS/XT ABS

Suzuki V-Strom 650 ABS/ XT ABS disebut-sebut sebagai motor sport adventure yang paling di tunggu oleh kalangan pecinta otomotif. Alasannya karena motor terbaru dari Suzuki ini memiliki mesin 650cc 4-stroke, liquid-cooled serta DOHC, 90˚ V-twin yang akan memberikan peforma mesin lebih bertenaga dan lincah dalam melibas kondisi jalanan seperti apapun. Menariknya lagi, motor Suzuki V-Strom 650 ABS ini juga dibekali beberapa fitur modern dan canggih sehingga akan membantu Anda dalam meningkatkan perfomanya. 

4. Yamaha MT-09 Tracer

Selanjutnya ada motor sport adventure terbaru dari Yamaha, yakni Yamaha MT-09 Tracer. Di mana motor ini dibekali dengan mesin 4 tak 3cilinder, DOHC dan berkapasitas 847 cc sehingga mampu mengeluarkan tenaga maksimum sebesar 84.6 kW (115PS) serta putaran pada mesin hingga 10000 rpm. Sedangkan untuk torsinya, motor ini mampu melepaskan tenaga sebesar 87.5 Nm (8.9 kg-m) dalam putaran sebesar 8500 rpm. Canggihnya lagi, motor sport tangguh ini juga memiliki teknologi Injection sebagai sistem penyuplai bahan bakarnya.

Komponen Penting Dalam Perawatan Motor 2 Tak

Motor 2 tak alias 2 langkah terkenal sebagai kendaraan yang lebih mudah perawatannya dibanding motor 4 tak. Dimana kebanyakan orang hanya perlu memastikan kondisi oli samping dan bahan bakar, motor ini sudah siap diajak mengaspal.

Hal di atas membuat motor yang identik dengan asap ini tak mudah ditinggalkan oleh para pengguna motor di Tanah Air. Jika Anda memiliki salah satunya, apa komponen yang perlu diperhatikan dalam merawat motor jenis ini? Berikut tips perawatan motor 2 tak yang terkenal mudah tersebut;

1. Oli Samping

Oli samping menjadi bagian vital pada motor 2 tak sebab ia juga ikut menentukan performa dan asap kendaraan 2 tak. Jika motor kehabisan oli samping, maka bagian penting seperti seher dan stangnya bisa mengalami kerusakan.

2. Pompa dan Selang Oli Samping

Pompa oli samping sering mengalami tersumbat sehingga membuat pasokan oli ke dalam blok menjadi terganggu. Selang yang menghubungkan juga bisa mengalami kebocoran sehingga oli tumpah sia-sia. Dengan pasokan oli yang tidak lancar mesin menjadi cepat panas. 

3. Pengapian

Pengapian meliputi busi, koil, CDI atau platina akan sangat mempengaruhi kinerja motor. Cek busi minimal satu bulan sekali untuk mengetahui kondisi motor tersayang. Selalu pastikan kondisi dari komponen pengapian ini selalu dalam kondisi yang bagus, baik dari fisik dan kinerjanya. Sistem pengapian yang optimal memungkinkan setelan terbaik sehingga dihasilkan tenaga maksimal.

4. Blok Kop

Komponen ini menjadi tempat pembakaran bahan bakar plus oli samping sehingga menghasilkan tenaga. Kelebihan motor 2 tak adalah mudah mengakses bagian ini sehingga melepas dan membersihkan tidak akan memakan waktu dan tenaga ekstra.

5. Knalpot

Bagian knalpot rentan dengan kerak sisa pembakaran sehingga pembuangan menjadi lebih lancar. Anda bisa membersihkan knalpot dengan cara dibakar atau menggunakan soda api. Jika ada kebocoran pada knalpot bisa ditambal oleh tukang las atau bisa menggunakan stiker alumunium.

Jika kebocoran terjadi pada sambungan knalpot di blok, Anda bisa mengganti packing knalpot. Namun jika drat knalpot sudah dol, Anda bisa menggunakan isolasi TBA tahan panas untuk menyambung pipa air.


Demikianlah beberapa tips perawatan motor 2 tak yang bisa Anda kerjakan sendiri di garasi rumah Anda. Apabila Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan reparasi, tentunya langkah di atas tidak akan sulit dikerjakan. Namun jika tidak, sebaiknya serahkan saja pada ahlinya.

Bagian-Bagian Penting Dalam Modifikasi Motor Touring

Touring merupakan perjalanan menggunakan kendaraan roda 2 ataupun 4 dalam jarak jauh dengan perencanaan durasi perjalan dan tempat tujuan. Kegiatan yang termasuk dalama kategori hobi ini biasanya dilakukan berkelompok dengan struktur yang jelas, misalnya club sepeda motor tertentu.

Yang jadi masalah, beberapa anggota mengeluhkan rasa lelah luar biasa saat touring menggunakan sepeda motor. Bisa jadi karena motor mereka tidak memiliki spesifikasi yang menunjang kegiatan touring. Motor sport misalnya, meskipun memiliki mesin mumpuni, pengendara tetap akan merasa kesemutan setelah berkendara seharian atau bahkan lebih.

Nah, apabila Anda ternyata memiliki jiwa petualang dan ingin melakukan touring suatu saat nanti, Anda tak perlu menjual motor itu demi memboyong sebuah motor touring yang pastinya tidak murah. Modifikasi bagian tertentu bisa membuat motor Anda nyaman diajak touring.

1. Modif Tempat Duduk

Tempat duduk alias jok adalah bangku yang diduduki selama perjalanan untuk membantu meredam guncangan hingga getaran. Anda bisa memodifikasi tebal jok dengan membawanya ke tempat tukang jok untuk menambah busa original motor atau dengan membeli seat aftermarket di toko variasi.

2.  Windshield

Windshield merupakan penghalang angin agar tidak menerpa ke pengendara. Memasang windshield ke motor touring Anda dapat mengurangi beban dari terpaan angin dan mengalirkannya ke arah lain. Selain faktor aerodinamis, aksesoris ini juga menunjang penampilan motor touring Anda.

3.  Ban

Modifikasi selanjutnya adalah di bagian roda. Ban merupakan part yang wajib diperhatikan sebab komponen ini menjadi kunci keamanan dan keselamatan berkendara jarak jauh. Anda bisa mengganti ban bawaan dengan profil yang lebih lebar supaya lebih stabil. Pilih ukuran ban yang sesuai dengan ukuran velg. Mungkin naik 1 atau 2 ukuran di atas standar motor dirasa cukup untuk menghindari beban berlebih pada mesin.

4.  Peninggi Stang

Peninggi stang dapat membantu mencegah rasa pegal dalam perjalanan jauh lantaran posisi berkendara jadi lebih tegak. Pilihlah produk dari bahan baja agar tak mudah pecah atau retak saat menerima getaran.

5. Box

Box yang berfungsi sebagai bagasi tambahan ini penting  untuk terpasang di motor touring mengingat lamanya perjalanan yang pastnya menuntut bekal dan bawaan yang lebih banyak. Box ini dapat menyimpan barang bawaan seperti jas hujan, toolkit hingga P3K.


Kelima bagian motor yang bisa dijadikan sebagai acuan modifikasi ke motor touring di atas masih bisa Anda rubah lagi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Anda juga perlu mempertimbangakn lintasan yang akan Anda lalui dan lamanya perjalanan sebagai alasan melakukan modifikasi bagian tertentu.

Tips Perawatan Motor Baru Agar Awet Baru

Sepeda motor banyak dipilih oleh masyarakat Indoensia sebagai alternatif transportasi yang efektif dan efisien mengingat transportasi massal masih belum begitu memadai. Banyak orang membeli sepeda motor baru di dealer untuk memenuhi kebutuhan mobilitas mereka sehari-hari, untuk pergi ke tempat kerja, bebelanja di pasar atau pergi ke kampus dapat dilakukan menggunakan sepeda motor.

Produsen pun seakan berlomba-lomba menghadirkan produk untuk memnuhi selera dan kebutuhan konsumen. Dengan teknologi mesin, desain dan fitur yang selalu ditingkatkan, motor baru selalu berhasil memikat para pengguna baru. Sayangnya, banyak pula pengguna yang asal beli saja tanpa ada kesadaran melakukan perawatan agar motor baru mereka awet baru dengan performa yang terjaga dari waktu ke waktu.

Tips perawatan motor baru sebenarnya tidak terlalu rumit. Manum demikian, hal ini sangat menentukan kelanjutan performanya di kemudian hari. Beberapa diantaranya adalah;

1. Servis Berkala di Kelipatan 1000 km

Biasanya pihak dealer akan mengingatkan Anda untuk melakukan servis berkala di dealer resmi secara rutin. Untuk servis pertama, umumnya untuk 2-3 kali di awal adalah gratis. Usahakan untuk melakukan servis tiap kali menunjukkan pertambahan 1000 km. dengan rutin dan konsisten melakukan servis akan membuat kondisi mesin selalu terpantau dan dipastikan dalam kondisi terbaiknya. Selain itu, kerusakan minor dapat segera dideteksi dan ditangani secara profesional.

2. Lumasi Bagian Bergerak

Dalam usian yang masih terhitung baru, komponen mesin  masih belum bisa bekerja secara optimal atau masih terasa kaku. Bagian rantai misalnya, Anda perlu memeriksanya secara rutin baik dalam hal ketegangan dan kelancaran putarannya. Anda juga bisa memberikan pelumas rantai sekali seminggu untuk memastikan kelancarannya.

3. Rutin Memanaskan Mesin

Setelah didiamkan semalaman, sebaiknya motor dipanaskan mesinnya terlebih dahulu. Menyalakannya Anda bisa menggunakan kick starter untuk meminimalkan beban aki. Ketika motor tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, panaskanlah mesin setidaknya 10-15 menit agar oli di dalam mesin bersirkulasi.

4. Jangan Pacu Kencang Sebelum 1000 km Pertama

Sebelum menempuh jarak 1000 km pertamanya, sebaiknya hindari memacu motor baru Anda terlalu kencang. Kendarailah motor di kecepatan rendah hingga sedang sekitar 40-60 km/jam agar mesin tidak cepat panas lantaran bekerja terlalu keras dari awal pemakaian.

5. Sesekali Gunakan Kick Starter

Mengapa harus repot menggunakan starter manual jika starter otomatis sudah tersedia? Pertanyaannya, mengapa kick starter tetap ada walaupun electric starter disematkan oleh pabrikan? Selain halnya untuk menghidupkan motor di pagi hari, sesekali menggunakan kick starter adalah untuk memastikan ia tetap berfungsi. Hal ini untuk berjaga-jaga seandainya ada masalah dengan sistem kelistrikan.


Demikianlah tips perawatan motor baru yang terbilang sederhana. Kuncinya adalah konsisten dalam melakukannya dari waktu ke waktu. Dengan begitu, seharusnya motor baru Anda akan awet dan memberikan performa terbaik seiring bertambahnya usia pemakaian.